Pengertian Diskusi, Jenis-Jenis Diskusi, Tujuan Diskusi, Langkah-Langkah Diskusi

Advertisement
Pengertian Diskusi, Jenis-Jenis Diskusi, Tujuan Diskusi, Langkah-Langkah Diskusi - Menurut Tarigan (2008: 40), diskusi pada hakikatnya merupakan suatu metode untuk memecahkan permasalahan dengan proses berpikir kelompok. Oleh karena itu, diskusi merupakan suatu kegiatan kerjasama atau aktivitas koordinatif yang mengandung langkah-langkah dasar tertentu yang harus dipatuhi oleh seluruh kelompok. Dari beberapa pendapat para ahli tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa diskusi merupakan sebuah proses bertukar pikiran mengenai suatu permasalahan untuk kemudian diambil sebuah kesepakatan atas permasalahan tersebut.

Diskusi berasal dari bahasa Latin:discutere, yang berarti membeberkan masalah. Menurut KBBI (2002: 269), diskusi adalah pertemuan ilmiah untuk bertukar pikiran mengenai suatu masalah. Berbeda hal dengan Hendrikus (2009:96) yang mengungkapkan bahwa diskusi dalam arti luas, berarti memberikan jawaban atas pertanyaan atau pembicaraan serius tentang suatu masalah objektif. Dalam arti sempit, diskusi berarti tukar-menukar pikiran yang terjadi di dalam kelompok kecil atau kelompok besar. Suatu diskusi tidak harus menghasilkan keputusan, namun sekurang-kurangnya pada akhir diskusi terdapat pandangan dan pengetahuan yang lebih jelas mengenai masalah yang didiskusikan.

Diskusi dalam sebuah kelompok ada kalanya bertujuan untuk menampung pendapat, pandangan, dan saran para peserta diskusi, tetapi dapat juga mencari pemecahan masalah. Dipodjojo (1984: 67) mengemukakan bahwa berdiskusi dalam sebuah kelompok memiliki tujuan:
1 mencari pemecahan masalah, maka setiap anggota hendaknya secara bijaksana mempertimbangkan, menganalisis, menilai serta menentukan kemungkinan keputusan yang akan dapat diterima oleh para peserta atau setidak-tidaknya diterima oleh sebagian besar peserta diskusi;
2 menampung pendapat, maka diskusi itu tidak bertujuan untuk mengambil suatu keputusan, tetapi hanya sebagai usaha mengumpulkan informasi dan untuk mengetahui pendapat peserta mengenai suatu masalah yang sedang dibicarakan.

Sebuah diskusi yang baik dan dapat berhasil secara maksimal perlu memperhatikan beberapa hal. Dipodjojo (1984: 67) mengemukakan beberapa ketentuan diskusi yang baik yakni: (1) sikap tiap anggota, dalam sebuah diskusi setiap anggota bebas mengemukakan pendapat atau sering diungkapkan dengan istilah bahwa setiap peserta diskusi mempunyai hak: an open mind, an open
heart, dan an open mouth. namun setiap peserta hendaknya mempunyai sikap kerjasama dan menyadari merupakan anggota kelompok; (2) persiapan yang matang; dan (3) persyaratan kelompok yang diikat oleh adanya keinginan dan tujuan bersama.

Diskusi kelompok akan berhasil baik bila tiap anggota kelompok atau peserta diskusi: (1) dapat menerima tujuan diskusi; (2) setiap peserta mengetahui betul permasalahan yang akan diajukan dalam diskusi; (3) diskusimenjamin kebebasan mengeluarkan pendapat para peserta diskusi; (4) setiap peserta saling bertanggung jawab dan saling menghormati; dan (5) pemimpin diskusi hendaknya orang yang berwibawa dan dihormati oleh para peserta diskusi.

Jenis-Jenis Diskusi
Dalam kegiatan diskusi, terdapat berbagai bentuk diskusi. Bentuk-bentuk diskusi biasanya ditentukan oleh isi dan tujuan dari diskusi itu sendiri. Hendrikus (2009: 97-99) mengemukakan bahwa bentuk diskusi berdasar isi, tujuan, dan para pesertanya meliputi: (1) diskusi fak, yakni diskusi yang mengolah suatu bahan secara bersama-sama di bawah bimbingan seorang ahli, (2) diskusi podium, adalah penjelasan masalah oleh wakil dari berbagai kelompok dan pendapat, (3)
forum diskusi, adalah salah satu bentuk dialog yang sering dipergunakan dalam bidang politik, (4) diskusi kasualis, yakni penelitian bersama atas suatu masalah konkret atau satu situasi konkret yang mengandung berbagai kemungkinan jalan keluar untuk mencari jalan keluar yang tepat.

Sementara itu, Tarigan (2008: 44-47) menjelaskan bentuk-bentuk diskusi yang lain yakni: (1) konferensi, tipe diskusi yang mengacu kepada action-taking discussion atau diskusi pengambilan tindakan, (2) diskusi panel, adalah suatu kelompok yang terdiri dari tiga sampai enam orang ahli yang ditunjuk untuk mengemukakan pandangannya dari berbagai segi mengenai suatu masalah, (3)
simposium, adalah suatu variasi dari panel yang telah diuraikan dari diskusi panel. Dalam penelitian ini, bentuk diskusi yang dipakai adalah diskusi kelompok.