Pengertian Menulis, Tujuan Menulis, Jenis-Jenis Menulis, Manfaat Menulis

Pengertian Menulis, Tujuan Menulis, Jenis-Jenis Menulis, Manfaat Menulis - Menulis merupakan kegiatan melahirkan pikiran dan perasaan dengan tulisan. Dapat juga diartikan menulis adalah berkomunikasi mengungkapkan pikiran, perasaan, dan kehendak kepada orang lain secara tertulis (Suriamiharja1997:2).

Parera (1993:3), mengemukakan bahwa menulis merupakan suatu proses dapat diartikan dengan melalui beberapa tahap berkaitan dengan menulis. Menulis ialah menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang, sehingga orang- orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambaran grafik itu (Tarigan 2008:22).

Menurut Sujanto (2009:58), menulis merupakan suatu proses yang dilakukan oleh seseorang yang disebut penulis dengan menggunakan bahasa sebagai medium untuk dibaca oleh pembaca sebagai sasaran. Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa menulis adalah kegiatan menuangkan/mengungkapan ide, pikiran, dan perasaan dirinya kepada orang lain atau kepada dirinya sendiri dalam bentuk tulisan.

Hugo Hartig (dalam Tarigan 2008:24), mengemukakan pendapatnya mengenai tujuan menulis yaitu.

1) Tujuan Penugasan (Assignment Purpose), tujuan penugasan ini sebenarnya tidak mempunyai
tujuan sama sekali. Tujuan menulis sesuatu karena ditugaskan bukan atas kemauan sendiri.

2)Tujuan Alturuistik (Alturuistic Purpose), penulis bertujuan untuk menyenangkan para pembaca, ingin menolong pembaca memahami, menghargai perasaan dan penalarannya dan ingin membuat hidup para pembaca lebih mudah dan menyenangkan dengan karyanya itu.

3) Tujuan Persuasif (Persuasive Purpose), tulisan yang bertujuan untuk meyakinkan para pembaca akan kebenaran gagasan yang diutarakan.

4) Tujuan Informasi (Informational Purpose), tulisan yang bertujuan memberi informasi atau keterangan atau penerangan kepada para pembaca.

5) Tujuan Pernyataan Diri (Self Expressive Purpose), tujuan ini erat hubungannya dengan tujuan pernyataan diri, tulisan yang bertujuan mencapai nilai-nilai artistik atau nilai-nilai kesenian.

6) Tujuan Kreatif (Creative Purpose), tulisan yang bertujuan untuk memecahkan masalah, menjelaskan, menjernihkan, menjelajahi, serta meneliti secara cermat pikiran-pikiran dan gagasannya sendiri agar dapat dimengerti dan diterima oleh para pembaca.

Menurut D’Angelo (dalam Tarigan 1987:22), tujuan menulis adalah memproyeksikan sesuatu mengenai diri seseorang. Tulisan mengandung nada yang serasi dengan maksud dan tujuannya. Dapat dijelaskan bahwa menulis tidak hanya mengharuskan memilih suatu pokok pembicaraan yang cocok dan sesuai, tetapi juga harus menentukan siapa yang akan membaca tulisan tersebut, serta apa maksud dan tujuan ia menulis.

Akhadiah, dkk (1998:1), mengemukakan bahwa manfaat menulis antara lain: dengan menulis kita dapat lebih mengenali kemampuan dan potensi diri kita, melalui kegiatan menulis kita mengembangkan berbagai gagasan, kegiatan menulis memaksa kita lebih banyak menyerap, mencari, serta menguasai informasi sehubungan dengan topik yang kita tulis, menulis berarti
mengorganisasikan gagasan secara sistematik serta mengungkapkannya secara tersurat, melalui tulisan kita akan dapat meninjau serta menilai gagasan kita sendiri secara lebih objektif, dengan menuliskan di atas kertas, kita akan lebih mudah memecahkan permasalahannya, kegiatan menulis yang terencana akan membiasakan kita berpikir serta berbahasa secara tertib.

Menurut Tarigan (2008:3), menulis merupakan suatu keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung, tidak secara tatap muka dengan lain. Manfaat menulis manfaat menulis pertama, menimbulkan rasa ingin tahu(curiocity) dan melatih kepekaan dalam melihat suatu realitas di sekitar. Kedua, mendorong kita untuk mencari referensi seperti buku, majalah, koran, jurnal, dan  sejenisnya. Ketiga, kita terlatih untuk menyusun pemikiran dan argumen kita secara runtut, sistematis, dan logis. Keempat, secara psikologis akan mengurangi tingkat ketegangan dan stress kita. Kelima, hasil tulisan kita dimuat oleh media massa atau diterbitkan oleh suatu penerbit dan hasilnya kita mendapatkan kepuasan batin karena tulisannya dianggap bermanfaat bagi orang lain, selain itu memperoleh honorarium (penghargaan) yang membantu kita secara ekonom. Keenam, tulisan kita akan dibaca oleh banyak orang dan membuat sang penulis populer dan dikenal oleh publik pembaca
Advertisement