Pengertian Pidato, Cara Menulis Pidato, Jenis-Jenis Pidato, Tujuan Pidato, Fungsi Pidato


Pengertian Pidato, Cara Menulis Pidato, Jenis-Jenis Pidato, Tujuan Pidato, Fungsi Pidato - Pidato adalah suatu bentuk komunikasi, pembicara menyampaikan terjadi keterlibatan dari pembicara, pendengar, bunyi, efek, konteks, pesan, dan media yang menyampaikan penyajian kemasan pesan yang dirancang (Suhanding, 2009:28).
Pidato merupakan penyampaian dan penanaman pikiran, informasi, atau gagasan dari  pembicara kepada khalayak ramai. Pidato merupakan suatu kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan suatu gambaran mengenai suatu hal. Pidato merupakan penyampaian dan penanaman pikiran, informasi, atau gagasan dari  pembicara kepada khalayak ramai.
Pidato yang baik akan dapat memberikan suatu kesan positif bagi orang-orang yang mendengar pidato tersebut. Kemampuan berpidato atau berbicara yang baik di depan publik/umum dapat membantu untuk mencapai jenjang karir yang baik. Unsur yang berhubungan dalam pidato yaitu pembicara, pendengar, dan situasi. Pidato biasanya di sampaiakan dalam acara-acara resmi , seperti peringatan hari bersejarah, perayaan hari besar, atau kegiatan-kegiatan di masyarakat.

Menurut Lagousi (1986:31-37) bahwa tujuan pidato pada umumnya melakukan satu atau beberapa hal berikut ini:
1)    Memengaruhi orang lain agar mau mengikuti kemauan kita dengan suka rela.
2)    Memberi suatu pemahaman atau informasi pada orang lain.
3)    Membuat orang lain senang dengan pidato yang menghibur sehingga orang lain senang dan puas dengan ucapan yang kita sampaikan.

Ciri-ciri pidato yang baik
Hakim (2010:33-38) mengemukakan bahwa pidato yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1)    Mengandung tujuan yang jelas
2)    Isi pidato mengandung kebenaran
3)    Cara penyampaiannya sesuai dengan kondisi pendengar
4)    Penyampaian jelas dan menarik
5)    Akurasi materi
6)    Kejelasan materi
7)    Relevansi materi
8)    Hindari hidden context

Langkah-langkah menyusun Pidato :
1.    Menetukan topik
       Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika hendak menentukan topik pidato :
a.    Kesesuaian topik dengan latar belakang pengetahuan, wawasan, dan minat
b.    Kesesuaian topik dengan pengetahuan dan minat
c.    Memiliki ruang lingkup  dan pembatasan
d.    Kesesuaian topik dengan waktu dan situasi
e.    Di tunjang dengan bahan lainnya
2.    Mengembang topik menjadi kerangka pidato
Kerangka pidato ini akan membantu memudahkan mengembangkan gagasan  secara runtut dan sistematis .
Pendahuluan

Kerangka Penulisan Pidato
1.    Ucapan terima kasih kepada hadirin
2.    Salam pembuka
        B. Isi
1.    Mengheningkan cipta untuk pahlawan
2.    Pujia-pujian kepada pahlawan
3.    Syukuran kepada Tuhan atas kemerdekaan
4.    Ajakan untuk membina persatuan dan kesatuan bangsa
5.    Ajakan untuk menciptakan iklim yang kondisif, sejuk,, aman, dan damai .
B.    Penutup
1.    Doa kepada Tuhan
2.    Ucapan terima kasih
3.    Salam penutup

Kriteria Berpidato yang Baik :
    1. Bertekad  dan berkeyakinan mampu meyakinkan orang lain rasa percaya diri akan muncul.
    2. Berpengetahuan yang luas dan menguasai materi.
    3. Pembendaharaan kata yang cukup.
    4. berlatih dengan intensif(persiapan dan latihan)

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Menulis pidato
1.    Menentukan topik dan tujuan pidato  
Topik pembicaraan merupakan persoalan yang dikemukakan. Topik yang akan disampaikan hendaknya. menarik perhatian pembicaraan dan pendengar. Adapun tujuan pembicaraan berhubungan dengan tanggapan yang diharapkan dari para pendengar.

2.    Menganalisis pendengar dan situasi
Menganalisis pendengar dan situasi sangatlah penting dilakukan. Kepada siapa dan dalam situasi apa pidato itu akan disampaikan, perlu anda ketahui agar tujuan pidato tercapai. Hal-hal yang perlu diperhatiakn dalam menganalisiss pendengar adalah sebagai berikut.
a.    Maksud pengunjung mendengarkan uraian pidato
b.    Adat kebiasaan atau tata cara kehidupan pendengar
c.    Tempat cara berlangsung.

3.    Memilih dan penyempitkan topik.
Topik yang telah ditentukan hendaknya dikaji lagi. Jika topik itu terlalu luas, anda dapat menyempitkannya kembali sehingga pembahasan lebih terfokus.

4.    Mengumpulkan bahan
Sebelum menyusun naskah pidato sebaiknya anda mengumpulkan bahan yang diperlukan sesuai dengan topik pembicaran. Bahan-bahan itu dapat diperoleh dari buku, majalah, surat kabar, internet, dan hasil wawancara.

5.   Membuat kerangka uraian
Untuk memudahkan menyusun naskah pidato, anda harus menyusun kerangkanya terlebih dahulu. Kerangka uraian tersebut sebaiknya terperinci dan tersusun bail mulai dari pembuka, isi, sampai tertutup.

6.  Menguraikan secara mendetail.
Anda dapat menguraikan naskah pidato sesuai dengan merujuk pada kerangka karangan karangan yang telah disusun, terdiri atas pembuka, isi dan penutup pidato. Dalam penyusunan naskah hendaknya anda menggunakan kata-kata yang tepat dan efektif sehingga memperjelas uraian.

7.   Melatih dengan suara nyaring
Sebelum membacakan teks pidato , hendaknya kita melakukan latihan terlebih dahulu. Misalnya , latihan suara dan gerak-gerik  yang sesuai. Dengan demikian , kita  akan merasa percaya diri pada saat menyampaikan pidato.


Advertisement