Cara Menulis Yang Baik Dan Ciri-Ciri Tulisan Yang Baik Lengkap Menurut Para Ahli


Cara Menulis Yang Baik Ciri-Ciri Tulisan Yang Baik - Asas asas menulis menurut para ahli seperti Nuruddin (2011:39 46) dalam buku yang berjudul Dasar Dasar Penulisan. Dalam presentasinya, ia memberikan contoh kalimat yang berbunyi “Ayah orang ini adalah ayah anak saya yang ayahnya sedang sakit diobati anak tetangga saya”. Pada kalimat tersebut, siapakah orang yang dimaksud? Berdasarkan contoh tersebut, kegiatan menulis memerlukan asas asas menulis yang dijelaskan berikut ini.


Cara Menulis Yang Baik Dan Ciri-Ciri Tulisan Yang Baik



1.    Kejelasan ( clarity)
Asas kejelasan memberikan kemudahan bagi pembaca. Tulisan penulis dapat dibaca dan dimengerti oleh pembaca. Tulisan tidak menimbulkan salah tafsir. Ide tidak samar samar atau kabur. Mengutip pendapat HW Fowler, asas kejelasan tampak pada tulisan yang menggunakan kata umum, bukan kata khusus. Tulisan juga bersifat konkret (bukan abstrak), tunggal (bukan panjang lebar), pendek (bukan panjang), menggunakan bahasa sendiri (bukan bahasa asing).

2.    Keringkasan (consiseness)
Asas keringkasan harus diperhatikan penulis agar tidak membuang buang waktu pembaca. Meskipun demikian, bukan berarti tulisan harus pendek, melainkan tidak menggunakan bahasa yang berlebihan. TTidak menghamburkan kata secara semena mena, tidak mengulang, tak berputar putar dalam menyampaikan gagasan.

3.    Ketepatan ( correctness)
Asas ketepatan dapat menyebabkan asumsi penulis mengalami titik kesamaan dengan pembaca. Suatu penulisan harus dapat menyampaikan butir gagasan kepada pembaca dengan kecocokan seperti yang dimaksud penulisnya. Artinya, tidak terjadi kesalahan berasumsi hingga menimbulkan kesalahartian oleh pembaca. Akibatnya, pesan penulis tidak dapat dipahami dengan baik oleh pembaca.

4.    Kesatupaduan (unity)
Kesatupaduan gagasan pokok dalam tiap paragraf harus diperhatikan menulis dalam menguraikan ga
gasan/pikiran. Pembaca dimudahkan dalam menangkap ide ide penulis. Ide ide utama dapat dengan mudah ditangkap oleh pembaca dengan bantuan ide ide penjelas.

5.    Pertautan (coherence)
Antarbagian tulisan harus bertautan satu sama lain (antar alenia atau kalimat). Tautan tautan ini mempermudah pembaca untuk menangkap gagasan yang disampaikan penulis.

6.    Penegasan (emphasis)
Adanya penonjolan atau memiliki derajat perbedaan antarbagian dalam tulisan memberikan kemudahan kepada pembaca dalam menangkap tekanan ide ide tertentu. Dengan demikian, ide ide besar yang dimiliki penulis dapat dipahami dengan baik oleh pembaca

Ciri-Ciri Tulisan Yank Baik
Asas asas menulis di atas diharapkan membawa penulis menghasilkan tulisan yang baik. Berikut ini ciri ciri tulisan yang baik.
1. Memiliki kejujuran penulis
Kepribadian penulis sebenarnya tampak dari hasil menulis. Sikap jujur penulis
tampak dalam tulisan tulisan yang dihasilkan. Sikap adil dalam merujuk pendapat orang lain dengan mencatumkan rujukan tampak pada tulisan. Tidak ada unsur kesengajaan dalam menjiplak tulisan
tulisan orang lain, kecuali faktor lupa yang dapat dianggap sebagai suatu kewajaran.

2. Dihasilkan dari kerangka karangan
Karangan tulisan yang baik dihasilkan dari perencanaan yang baik pula. Perencanaan karangan tulisan memberikan keleluasaan penulis dalam mendaftar, mengurutkan, dan menuangkan gagasan yang dimiliki ke dalam bentuk tulisan. Tidak ada gagasan yang tertinggal. Tidak ada pula lompatan
lompatan gagasan. Tulisan menjadi sistematis dan gagasan mudah dipahami pembaca.

3. Kemenarikan tulisan
Kemenarikan tulisan dapat muncul dari kemasan judul dan isi bacaan. Prinsip prinsip penulisan judul harus dipatuhi penulis. Misalnya judul harus memcerminkan isi karangan, jumlah kata yang proporsional, dan menumbuhkan rasa penasaran. Ketertarikan pembaca akan memunculkan minat untuk membaca tulisan.

4.Kemurnian gagasan
Kemanarikan tulisan juga ditentukan oleh kemurnian gagasan/pikiran. Jika gagasan/pikiran sudah banyak disampaikan oleh orang lain, akan muncul kejenuhan, kebosanan, dan rasa basi bagi pembaca. Tulisan ini tidak memberikan daya tarik yang cukup untuk dibaca. Penulis dapat menuangkan gagasannya dari kejadian/peristiwa yang terjadi dalam kehidupan nyata, berimajinasi, dan bersumber dari kajian pustaka dan pengembangannya. Namun perlu diingat bahwa pengangkatan gagasan/pikiran yang bersumber dari tulisan orang lain memiliki konsekuensi. Penulis yang merujuk pendapat penulis utama harus mencatumkan nama dan tahun dalam kegiatan merujuk dan mencantumkan daftar rujukan (di saat lain, digunakan daftar pustaka) di akhir tulisan. Penghargaan kepada penulis utama layak diberikan.

5.Memiliki gagasan/ide utama dan penjelas
Tulisan yang baik memiliki gagasan utama. Gagasan utama dikemas secara deduktif, induktif, atau campuran. Gagasan utama ini diwujudkan melalui kalimat utama. Gagasan utama ini dijelaskan oleh gagasan penjelas. Gagasan penjelas ini diwujudkan melalui kalimat penjelas.

6.Kesatuan gagasan
Tulisan terdiri atas berbagai gagasan/pikiran, baik bersifat utama maupun penjelas. Penulis bukan hanya menyebar dan menjabarkan gagasan, melainkan harus menyatukan dengan baik. Kesatuan gagasan dapat memberikan pemahaman yang baik kepada pembaca.

7.Keruntutan gagasan
Tulisan yang baik seharusnya memiliki keruntutun gagasan/pikiran yang baik. Penulis bukan hanya menjabarkan gagasan dalam tulisan, melainkan harus menata dan mengurutkan gagasan. Hal ini bertujuan untuk menyusun dan menentukan urutan pemahaman pembaca sehingga menerima pesan penulis dengan baik.

8. Kohesi dan koheren
Hubungan keterikatan dalam tulisan mutlak diperlukan. Hubungan keterikatan ini disebut koherensi dan kohesi. Dalam Kamus Bahasa Indonesia, koherens adalah hubungan logis antar kalimat sebuah paragraf. Hubungan logis ini dibangun untuk menciptakan kesatuan makna. Kalimat kalimat yang dirangkai dan dipisahkan dengan tanda titik (.) ini memiliki hubungan yang dapat diterima dengan akal. Hubungan ini erat kaitannya dengan makna sebagai bentuk kalimat penjelas dari kalimat utama. Semakin erat dan logis hubungan kalimat akan semakin mempermudah pemahaman pembaca atas rangkaian makna yang tersaji. Kohesi, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah keterikatan antarunsur dalam struktur sintaksis atau struktur wacana dengan penanda konjugasi,pengulangan, penyulihan, dan pelesapan. Selain memiliki hubungan logis antarkalimat, paragraf memiliki keterikatan unsur unsur pembangun sebagai penanda. Unsur unsur ini memiliki keterikatan erat karena merujuk pada acuan kalimat sebelumnya. Jika koherensi mengacu pada rujukan makna, acuan kohesi adalah unsur unsur penanda struktur kalimat, misalkan Dia tetap berangkat sekolah meskipun hujan 

9.Kelogisan
Kelogisan tulisan merupakan faktor mudah tidaknya tulisann diterima pembaca. Jika tulisan dapat diterima akal, pembaca akan menuntaskan bacaan. Namun, jika banyak ditemukan tulisan yang tidak dapat diterima akal, pembaca belum tentu akan menuntaskan bacaan. Dengan demikian, sia sia saja usaha penulis dalam menyajikan gagasannya.

10.Penekanan
Dalam sebuah tulisan terdapat berbagai sebaran gagasan. Jika penulis hendak memberikan perhatian khusus sebuah gagasan, dapat digunakan sebuah penekanan. Penekanan pada bagian tertentu sebuah tulisan memberikan kemudahan pembaca dalam menangkap gagasan yang dikhususkan oleh penulis.

11. Bahasa yang sesuai dengan kelompok pembaca
Kemampuan bahasa kelompok pembaca seharusnya menjadi perhatian bagi penulis. Gagasan penulis jika disampaikan dengan bahasa yang tidak dipahami oleh pembaca akan sia sia. Setidaknya, penulis dapat memperkirakan kemampuan sasaran pembaca tulisannya, misalnya (a) ditujukan untuk anak anak, remaja, atau dewasa atau (b) ditujukan untuk orang awam/di luar bidang yang digeluti.

12. Dipahami oleh kelompok pembaca
Ciri terakhir tulisan yang baik tentu harus dipahami oleh pembaca. Harapannya, tiap gagasan yang dituangkan penulis dapat dipahami dengan baik oleh pembaca. Jika tidak dapat dipahami, kerugian ditanggung penulis dan pembaca. Gagasan penulis tidak dapat diterima pembaca dan pembaca mengalami kerugian materi dan waktu.

Dengan adanya info diatas mengenai seputar cara menulis yang baik dan ciri ciri tulisan yang baik semoga bermanfaat,bagi yg inginmengetahaui informasi lain seperti Pengertian Membaca silahkan cek diweb ini dengan postingan yang berbeda,dari awal sampai ujungnya kata yang saya tulis,bila ada kesalahan atau tidak lengkap dan jelas mohoon maaf.


Update Promo Handphone 2016
> Promo iPhone 6s Plus 40% > Harga Promosi Tablet Advan
> Discont Oppo Smartphone Terbaru > Harga Sony Xperia Murah Bulan ini
> Promo Gila, BlackBerry 50% > Harga Discont Nokia Lumia
> Update Promo Samsung Galaxy 2016 > Info Harga Xiomi Smarphone 2016
> Cek Harga Promo Evercos 2016 > Harga Honda HRV 2016
Advertisement